MAKALAH
PERANAN PEMROSESAN KOMPUTER DALAM PEMECAHAN MASALAH
Disusun Oleh:
Nama :
Erfina Sinarta Hutagalung
Kelas :
3da01
Npm : 42211329
BAB.1
1.
PENDAHULUAN
1.1.
LATAR
BELAKANG
Sistem pengolahan
data elektronik adalah serangkaian kegiatan dengan menggunakan komputer yang
mengubah informasi yang masih mentah menjadi informasi yang sesuai dengan
tujuannya. Rangkaian kegiatan
tesebut terdiri dari proses pemasukan, penyimpanan, pengolahan, menghasilkan
keluaran dan pengendalian. Manfaat yang akan diperoleh menajamen dari sistem
pengolahan data elektronik adalah adanya fungsi pengumpulan data, fungsi
manifulasi data yang berupa klsifikasi data, penyusunan data, transfer data,
perhitungan data, dan pengikhtisaran data, fungsi penyimpanan data, dan
persiapan laporan data. Walaupun manfaat tersebut terdapat juga di dalam sistem
pengolahan data manual, akan tetapi dalam sistem pengolahan data elektronik
fungsi-fungsi diatas akan menjadi lebih cepat, akurat, serta dapat lebih
dijamin keandalannya.
Dengan adanya kelebihan-kelebihan yang ada dalam sistem pengolahan data
elektronik apabila dikaitkan dengan pelaksanaan prosedur pelayanan ATM, maka
sistem pengolahan data elektronik sangat menunjang kegiatanm pelayanan ATM
sebagaimana pendapat Nugroho bahwa ”ATM berkomunikasi dengan pusat komputer dan
menangani transaksi ke bank yang sesuai dengan jenis transaksi yang dibutuhkan
nasabah”.
Stephen
Liestyo dalam makalahnya
menjelaskan bahwa prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan
pesan (pass through request) nasabah ke sistem komputer bank
bersangkutan.
Dari pengertian tersebut ATM tidak dapat menyimpan data nasabah, melainkan
diteruskan ke sistem komputer bank atau sistem pengolah data elektronik
perbankan. Sistem pengolahan data elektronik di dalam memproses data khususnya
transaksi ATM hanya memerlulan waktu yang relatif singkat, karena komputer
dapat memperoses ratusan transaksi dalam suatu waktu tertentu, sehingga dengan
sistem pengolahan data elektronik terdapat penghematan waktu yang mengakibatkan
terjadinya peningkatan efesiensi dan efektivitas operasi perusahaan.
Sistem pengolahan data elektronik tidak hanya dapat melakukan
perhitungan-perhitungan dengan kecepatan tinggi, tetapi juga merupakan proses
yang sangat akurat, sehingga dengan demikian kekayaan dan catatan organisasi
khususunya data transaksi nasabah akan lebih terjaga keandalannya. Dengan
sistem pengolahan data elektronik dapat lebih memudahkan proses pelayanan di
ATM.
Dengan timbulnya permasalahan dalam masyarakat maju yang semakin sedikit
memiliki waktu luang serta permasalahan yang kompleks, maka menuntut bank untuk
memberikan pelayanan yang dapat memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Oleh
karena itu, bank memberikan layanan ATM sebagai peningkatan dari pelayanan yang
diberikan oleh bank kepada nasabahnya.
Waktu merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pengolahan
data, maka harus digunakan suatu alat untuk mempercepat jalannya proses beserta
staf yang mampu melaksanakan seluruh prosedur dalam rangka pengolahan data
untuk menunjang pelaksanaan prosedur pelayanan ATM. Pengolahan data di sini
yaitu dengan menggunakan perangkat komputer yang memiliki kemampuan yang
berbeda dengan kemampuan manusia.
Manfaat yang diperoleh dengan digunakannya komputer ini selain disebut di
atas adalah efisiensi operasional yang dapat memproses transaksi dengan
kecepatan tinggi tetapi tidak terlalu memboroskan sumber daya, sehingga biaya
dapat ditekan dibandingkan jika transaksi diolah dengan sistem manual.
Perkembangan perbankan yang semakin pesat menjadikan konsep pengolahan data
elektronik mempunyai peranan penting dalam dunia perusahaan. Hal tersebut
dikarenakan aktivitas dari perusahaan sudah semakin luas dan kompleks. Mengenai
perlunya pengolahan data elektronik karena bertambah luasnya ruang lingkup
perusahaan, seperti yang dikemukakan oleh La Midjan dan Azhar Susanto, dalam
bukunya “Sistem Informasi Akuntansi I” memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Dengan mesin komputer dapat diolah secara
elektronik (elektronic data processing) berdasarkan berbagai data yang
diolah untuk kemudian disajikan dalam bentuk berbagai informasi yang
diperlukan.” (La Midjan dan Azhar Susanto, 1999, 97)
1.2 PEMBATASAN
MASALAH
Penulisan makalah ini hanya mengenai tentang “PERANAN PEMROSESAN KOMPUTER DALAM PEMECAHAN
MASALAH ” dan hal-hal yang terkait didalamnya tanpa menghilangkan esensi
permana fungsi manajer itu sendiri.
1.3.
TUJUAN
PENULISAN
Penulisan
makalah ini memiliki tujuan sabagai berikut:
a. Sebagai
pemenuhan tugas mata kuliah sofskil
b. Sebagai
bahan bacaan dan referensi bagi
pihak-pihak yang membutuhkan.
1.4.
SISTEMATIKA
PENULISAN
a.
Bab I Pendahhuluan
Dalam bagian ini
penyusun memaparkan beberapa pokok permasalahan yang berhubungan erat
dengan permasalahan utama.
b. Bab
II Pembahasan
Dalam bab ini akan membahas peranan
manajer dalam pengelolaan manajemen dalam perusahaan.
c. Bab
III Kesimpulan
Dibagian ini saya akan menyimpulkan
beberapa hal yang menjadi pembahasan dari makalah ini.
BAB. 2
2.
PEMBAHASAN
2.1.
MANFAAT
DAN PERANAN PENGOLAHAN DATA DALAM PEMECAHAN MASALAH
Sistem pengolahan data yang berbasis elektronik adalah serangkaian kegiatan dengan menggunakan komputer yang mengubah informasi yang masih mentah menjadi informasi yang sesuai dengan tujuannya. Rangkaian kegiatan tesebut terdiri dari proses pemasukan, penyimpanan, pengolahan, menghasilkan keluaran dan pengendalian. Manfaat yang akan diperoleh menajamen dari sistem pengolahan data elektronik adalah adanya fungsi pengumpulan data, fungsi manifulasi data yang berupa klsifikasi data, penyusunan data, transfer data, perhitungan data, dan pengikhtisaran data, fungsi penyimpanan data, dan persiapan laporan data. Walaupun manfaat tersebut terdapat juga di dalam sistem pengolahan data manual, akan tetapi dalam sistem pengolahan data elektronik fungsi-fungsi diatas akan menjadi lebih cepat, akurat, serta dapat lebih dijamin keandalannya.
Manfaat yang akan diperoleh menajamen dari sistem pengolahan data adalah adanya fungsi pengumpulan data, fungsi manifulasi data yang berupa klsifikasi data, penyusunan data, transfer data, perhitungan data, dan pengikhtisaran data, fungsi penyimpanan data, dan persiapan laporan data. Walaupun manfaat tersebut terdapat juga di dalam sistem pengolahan data manual, akan tetapi dalam sistem pengolahan data elektronik fungsi-fungsi diatas akan menjadi lebih cepat, akurat, serta dapat lebih dijamin keandalannya.
Sistem pengolahan data yang berbasis elektronik adalah serangkaian kegiatan dengan menggunakan komputer yang mengubah informasi yang masih mentah menjadi informasi yang sesuai dengan tujuannya. Rangkaian kegiatan tesebut terdiri dari proses pemasukan, penyimpanan, pengolahan, menghasilkan keluaran dan pengendalian. Manfaat yang akan diperoleh menajamen dari sistem pengolahan data elektronik adalah adanya fungsi pengumpulan data, fungsi manifulasi data yang berupa klsifikasi data, penyusunan data, transfer data, perhitungan data, dan pengikhtisaran data, fungsi penyimpanan data, dan persiapan laporan data. Walaupun manfaat tersebut terdapat juga di dalam sistem pengolahan data manual, akan tetapi dalam sistem pengolahan data elektronik fungsi-fungsi diatas akan menjadi lebih cepat, akurat, serta dapat lebih dijamin keandalannya.
Manfaat yang akan diperoleh menajamen dari sistem pengolahan data adalah adanya fungsi pengumpulan data, fungsi manifulasi data yang berupa klsifikasi data, penyusunan data, transfer data, perhitungan data, dan pengikhtisaran data, fungsi penyimpanan data, dan persiapan laporan data. Walaupun manfaat tersebut terdapat juga di dalam sistem pengolahan data manual, akan tetapi dalam sistem pengolahan data elektronik fungsi-fungsi diatas akan menjadi lebih cepat, akurat, serta dapat lebih dijamin keandalannya.
2.2.
Peranan
pengolahan data dalam memecahkan masalah
Data yang di olah bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan
masalah. Namun, memberikan dasar-dasar penggunaan komputer sebagai suatu sistem
informasi para spesialis informasi dan pemakai dalam membuat sebuah
keputusan-keputusan dalam penyelesaian nya.
Fungsi utama Sistem Operasi
1. Manajemen proses, mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses pada komputer.
2. Manajemen sumber daya, berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh program sistem atau program aplikasi saat itu.
3. Manajemen data, pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam piranti penyimpan sekunder maupun dalam memori utama.
Tujuan utama Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
Fungsi utama Sistem Operasi
1. Manajemen proses, mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses pada komputer.
2. Manajemen sumber daya, berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh program sistem atau program aplikasi saat itu.
3. Manajemen data, pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam piranti penyimpan sekunder maupun dalam memori utama.
Tujuan utama Sistem Operasi
1. Mempermudah penggunaan sistem komputer terutama pemrogram.
2. Memberikan layanan bagi program aplikasi untuk memanfaatkan sumber daya komputer.
3. Mengusahakan agar sumber daya sistem komputer digunakan secara efisien.
2.3.
Peranan peralatan input, output dan perangkat
lunak dalam pemecahan masalah.
Semua alat input dan output dapat
berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung dan tidak langsung.
Contoh: keyboard , display, printer dan plotter (berperan langsung), source
data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).
Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung atau tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).
Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung atau tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).
a. Database
Hirarki data
Perusahaan secara taradisional mengorganisasikan data mereka dalam suatu hirarki yang terdiri dari elemen data (field), catatan (record), dan file.
- Elemen data, adalah unit yang terkecil, tidak dapat lagi dibagi menjadi unit yang lebih kecil. Misalnya nama, nomor pegawai, gaji, upah perjam dll.
- Catatan, terdiri dari elemen data yang berhubungan dengan suatu objek atau kegiatan tertentu, misalnya catatan yang menjelaskan tiap jenis persediaan dan tiap penjualan.
- File adalah suatu kumpulan catatan data yang berhubungan dengan suatu subyek tertentu. Misalnya file pemesanan pembelian, file data pegawai, file penjualan.
Hirarki data
Perusahaan secara taradisional mengorganisasikan data mereka dalam suatu hirarki yang terdiri dari elemen data (field), catatan (record), dan file.
- Elemen data, adalah unit yang terkecil, tidak dapat lagi dibagi menjadi unit yang lebih kecil. Misalnya nama, nomor pegawai, gaji, upah perjam dll.
- Catatan, terdiri dari elemen data yang berhubungan dengan suatu objek atau kegiatan tertentu, misalnya catatan yang menjelaskan tiap jenis persediaan dan tiap penjualan.
- File adalah suatu kumpulan catatan data yang berhubungan dengan suatu subyek tertentu. Misalnya file pemesanan pembelian, file data pegawai, file penjualan.
b. Penyimpanan Sekunder (secondary storage )
Penyimpanan sekunder dibagi
berdasarkan akses datanya
1. Sequential access storage device (SASD)
Alat penyimpanan dengan penyusunan dan pembacaan datanya secara berurut yaitu satu catatan mengikuti catatan lain.
2. Direct access storage device (DASD)
Alat penyimpanan dengan penyusunan dan pembacaan datanya langsung pada posisinya.
1. Sequential access storage device (SASD)
Alat penyimpanan dengan penyusunan dan pembacaan datanya secara berurut yaitu satu catatan mengikuti catatan lain.
2. Direct access storage device (DASD)
Alat penyimpanan dengan penyusunan dan pembacaan datanya langsung pada posisinya.
c. Pengolahan data (data processing)
Ada 2 cara dalam pengolahan data:
1. Pengolahan data berkelompok (batch processing) pengolahan yang dilakukan dengan mengumpul transaksi dalam periode tertentu
2. Pengolahan data langsung (online processing)
pengolahan data yang dilakukan per transaksi, kadang saat transaksi terjadi. Real Time System: Sistem yang mengendalikan sistem fisik dan mengharuskan komputer berespon cepat pada status sistem fisik
Ada 2 cara dalam pengolahan data:
1. Pengolahan data berkelompok (batch processing) pengolahan yang dilakukan dengan mengumpul transaksi dalam periode tertentu
2. Pengolahan data langsung (online processing)
pengolahan data yang dilakukan per transaksi, kadang saat transaksi terjadi. Real Time System: Sistem yang mengendalikan sistem fisik dan mengharuskan komputer berespon cepat pada status sistem fisik
d. Database
Era Database
Sebelum era database ditandai dengan
o Sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak terhubung satu dengan lainnya
o Setiap aplikasi memiliki/merancang file data sendiri
o Memiliki kelemahan: duplikasi data, ketergantungan data, kepemilikan data tersebar
Era Database
Sebelum era database ditandai dengan
o Sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak terhubung satu dengan lainnya
o Setiap aplikasi memiliki/merancang file data sendiri
o Memiliki kelemahan: duplikasi data, ketergantungan data, kepemilikan data tersebar
Untuk memecahkan masalah di atas
dilakukan dengan cara pengorganisasian data secara fisik dan mengarah ke
organisasi logis. Organisasi fisik (logical organization), mengintegrasikan
data dari beberapa lokasi fisik yang berbeda dan merupakan cara pemakai melihat
data. Organisasi fisik (physical organization), merupakan cara komputer melihat
data sebagai file-file yang terpisah.
Dua teknik untuk memenuhi kebutuhan
integrasi logis:
1. Integrasi logis dalam satu file
o Inverted file
Suatu file yang disimpan secara urutan tertentu, dengan suatu indeks yang menyertainya memungkinkan record-record dari file itu dipilih dalam urutan berbeda.
o Linked list
Suatu teknik yang dapat mencapai hasil yang sama tanpa menggunakan indeks tetapi dengan menentukan field tersendiri yang ditambahkan pada tiap record dalam file.
2. Integrasi logis antara beberapa file
Mengunakan link untuk menghubungkan record-record dalam suatu file dengan record yang berhubungan secara logis difile lain.
1. Integrasi logis dalam satu file
o Inverted file
Suatu file yang disimpan secara urutan tertentu, dengan suatu indeks yang menyertainya memungkinkan record-record dari file itu dipilih dalam urutan berbeda.
o Linked list
Suatu teknik yang dapat mencapai hasil yang sama tanpa menggunakan indeks tetapi dengan menentukan field tersendiri yang ditambahkan pada tiap record dalam file.
2. Integrasi logis antara beberapa file
Mengunakan link untuk menghubungkan record-record dalam suatu file dengan record yang berhubungan secara logis difile lain.
e. Konsep database
Merupakan integrasi logis dari catatan-catatan dalam banyak file. Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Gambar 2.
Tujuan utama dari konsep database:
1. Meminimumkan pengulangan data
2. Independensi data
3. Inkonsistensi data
4. Pemakaian bersama
Merupakan integrasi logis dari catatan-catatan dalam banyak file. Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Gambar 2.
Tujuan utama dari konsep database:
1. Meminimumkan pengulangan data
2. Independensi data
3. Inkonsistensi data
4. Pemakaian bersama
f. Hirarki data :
o field
o record
o file
o database
o field
o record
o file
o database
g. Struktur database
Penekanan pada kegiatan pengolahan data adalah pada kemampuan untuk mengakses data dengan cepat serta efisien dalam penggunaan secondary storage.
1. Struktur data berjenjang (hierarchical data structure)
Hubungan antara data membentuk suatu jenjang seperti pohon. Suatu pohon dibentuk dari beberapa elemen grup data yang berjenjang, disebut dengan node. Node yang paling atas atau level 1 disebut dengan root . tiap node dapat bercabang ke node lain. Satu node hanya mempunyai satu orang tua.
Penekanan pada kegiatan pengolahan data adalah pada kemampuan untuk mengakses data dengan cepat serta efisien dalam penggunaan secondary storage.
1. Struktur data berjenjang (hierarchical data structure)
Hubungan antara data membentuk suatu jenjang seperti pohon. Suatu pohon dibentuk dari beberapa elemen grup data yang berjenjang, disebut dengan node. Node yang paling atas atau level 1 disebut dengan root . tiap node dapat bercabang ke node lain. Satu node hanya mempunyai satu orang tua.
2. Struktur data jaringan (network
data structure)
Hubungan data sama dengan struktur hirarki, tetapi untuk setiap node bisa mempunyai lebih dari satu orang tua.
Hubungan data sama dengan struktur hirarki, tetapi untuk setiap node bisa mempunyai lebih dari satu orang tua.
3. Struktur data hubungan
(relational data structure)
Data disusun dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari kolom (field) dan baris (record). Hubungan antara record didasarkan pada nilai dari field kunci bukan berdasarkan alamat atau pointer di dalam record seperti pada strutur pohon dan jaringan.
Data disusun dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari kolom (field) dan baris (record). Hubungan antara record didasarkan pada nilai dari field kunci bukan berdasarkan alamat atau pointer di dalam record seperti pada strutur pohon dan jaringan.
h. Database Management System (DBMS)
Adalah perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integrasi logis antar file, baik ekplisit maupun inplisit. Contoh: IDS, Information Management System(IMS), Structured Query Language/Data System(SQL/DS), Query by Example(QBE), ORACLE, dBase II-III-III plus-IV, Foxbase, Qbase dll.
Adalah perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integrasi logis antar file, baik ekplisit maupun inplisit. Contoh: IDS, Information Management System(IMS), Structured Query Language/Data System(SQL/DS), Query by Example(QBE), ORACLE, dBase II-III-III plus-IV, Foxbase, Qbase dll.
i.
Keunggulan dan
kelemahan database dan DBMS
Keuntungan :
1. mengurangi kerangkapan data
2. mencapai independensi data
3. mengintegrasi data dari beberapa file
4. mengambil data dan informasi secara cepat
5. meningkatkan keamanan data
Keuntungan :
1. mengurangi kerangkapan data
2. mencapai independensi data
3. mengintegrasi data dari beberapa file
4. mengambil data dan informasi secara cepat
5. meningkatkan keamanan data
Kelemahan:
1. perangkat lunak yang mahal
2. konfigurasi perangkat keras yang besar
3. mempertahankan staff Database Administrator
1. perangkat lunak yang mahal
2. konfigurasi perangkat keras yang besar
3. mempertahankan staff Database Administrator
j.
Peranan database dan
DBMS dalam memecahkan masalah
Database terkomputerisasi maupun DBMS bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan masalah. Namun, memberikan dasar-dasar penggunaan komputer sebagai suatu sistem informasi para spesialis informasi dan pemakai.
Database terkomputerisasi maupun DBMS bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan masalah. Namun, memberikan dasar-dasar penggunaan komputer sebagai suatu sistem informasi para spesialis informasi dan pemakai.
BAB 3
1.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat
disimpulkan bahwa peran komputer pada pemecahan suatu masalah itu sangatlah dipergunakan
oleh masyarakat terutama pada kantor-kantor dan juga para pelajar dari tingkat
SD sampai dengan MAHASIWA/I. Manajer sebagai mediator dalam memecahkan masalah.
A.
KRITIK
Dijaman modern seperti sekarang ini,
komputer bukanlah sesuatu alat yang hanya dipergunakan pada saat tertentu akan
tetapi komputer sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia sehari-hari untuk
memenuhi semua pekerjaan dimanapun yang mampu menyelesaikan tugas-tugas yang
ada. Akan tetapi komputer yang dikenal baik oleh seluruh dunia telah menjadi
alat yang dapat merusak fikiran manusia atas penyalahgunaan terhadap komputer
tersebut. Dari 100% manusia hampir semua yang telah menyalahunakan komputer
untuk mencari kepuasan sendiri.
B.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar