Minggu, 17 November 2013

MANFAAT DAN ETIKA SISTEM INFORMASI



MAKALAH
MANFAAT DAN ETIKA DARI SISTEM INFORMASI








Disusun Oleh:
Nama                   : Erfina Sinarta Hutagalung
                            Kelas          : 3da01
         Npm           : 42211329




BAB.1
1.                PENDAHULUAN

1.1.            LATAR BELAKANG
Pada umumnya, teknologi sistem informasi  sudah menjadi suatu kebutuhan bagi manusia jaman ini, misalkan dengan pemanfaatan tehnologi komputer, begitu mudahnya manusia mendapat informasi dengan hanya “Searching Di Google”.Dengan adanya sistem informasi ini manusia dapat dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya, dan juga mudah mencari informasi dari luar negri maupun dalam negri, contohnya internet disana kita bisa mengakses data dan informasi dengan mudah.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan manusia untuk menciptakan sesuatu yang baru, tidak sesuai dengan kegunaan yang sebenarnya, internet yang gunanya untuk mencari informasi sekarang sudah tidak lagi digunakan  untuk hal-hal yang positif akan tetapi mnusia telah menyalahgunakan internet sebagai tindakan kriminal yang saat ini sudah marak dikalangan banyak orang terutama dikalangan anak sekolah yang tidak memiliki kesadaran akan hal penggunaan internet tersebut.
Pada perkembangannya, beberapa faktor negatif terjadi berkaitan dengan penggunaan sistem informasi oleh manusia, mengingat dalam menggunakan komputer, pengguna berhubungan dengan sesuatu yang tidak tampak. Dibalik kecepatan, kecermatan dan keotomatisan dalam memproses pekerjaan,ternyata teknologi informasi memuat dilema-dilema etis sebagai akibat sampingan dari adanya unsur manusia sebagai pembuat operator dan sekaligus penggunanya.






BAB 2
2.1           Pembahasan
2.1.1    Manfaat dan Etika Sistem Informasi
a.    Manfaat sistem informasi
Banyak sekali manfaat dari sistem informasi, berikut adalah beberapa manfaat dari sistem informasi:
1.      Memberikan informasi yang sudah terjamin kebenarannya
2.      Lebih efisien
3.      Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan
4.      Meningkatkan kualitas informasi
5.      Lebih terjamin keamanannya
Sistem informasi sangat berperan penting bagi masyarakat, salah satunya adalah membantu pekerjaan manusia untuk mendapatkkan informasi dari luar negri atau pun dari dalam negri dan juga mampu menyelesaikan tuga-tugas sekolah terlebih pada kalngan mahasiswa. Sistem informasi yang salah satu contohnya adalah teknologi canggih yang sering disebut yaitu internet, dalam perkembangan jaman modern sekarang yang semuanya serba elektronik salah satunya adalah komputer dimana orang-orang dapat menggunakannya untuk mencari informasi terlebih pada anak sekolahan,mahasiswa dan juga yang sudah bekerja.
b.      Etika sistem informasi
Berikut adalah etika dari sistem informasi:
-          Privasi
Merupakan hak seseorang untuk memberikan atau tidak informasi yang akan diakses. Yang menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang tidak diberi ijin untuk melaakukannya.
Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi fisik ialah hak sesorang untuk mencegah seseorang yang tidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik), sedangkan privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana dan apa saja infomai yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.


-          Akurasi
Merupakan data yang diberikan harus tepat. Akurasi terhadap informasi merupakan faktor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yaang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
-          Propertis
Merupakan suatu perlindungan terhadap hak cipta. Perlindungan terhadap properti yang sedang  digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan  sebutan HAKI . Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui 3 mekanisme, yaitu hak cipta, paten, dan rahasia perdagangan.
-          Akses
Merupakan akses yang diberikan kepada semua kalangan
2.1.2        PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah organsasi, yaitu:
-          Mendukung kegiatan usaha/operasional
-          Mendukung pengambilan keputusan manajemen
-          Mendukung persaingan keuntungan strategis
Etika merupakan pengetahuan tentang baik dan buruk maupun tentang hak-hak dan kewajiban moral (akhlak) yang harus disandang oleh seseorang maupun sekelompok orang. Sedangkan moral adalah ajaran tentang baik dan buruk yang diterima umum atau yang menyangkut akhlak, budi pekerti, dan susila. Saat kita masuk dalam suatu lingkungan sosial bersama tetangga atau teman dikuliah dan dirumah, kita wajib mematuhi etika dan moral yang ada. Hal yang sama berlaku pada saat kita mengggunakan tehnologi informasi dan komunikasi. Contoh yang sederhana adalah etika mengucapkan salam saat bertemu teman. Etika pengucapan salam juga diterapkan pada saat mengirim email atau berkomunikasi dalam forum chatting.
Contoh lain adlah larangan mencuri barang orang lain baik dilingkungan sosial maupun dibidang teknologi inforamasi. Lalu pencurian apakah yang terjdi dibidang teknologi informasi? Pada bidang ini yang erring dicuri adlah informasi adlah informasi berharga serta hak cipta dari sebuah perangkat lunak.Dengan mengetahui pengertian etika dan moral, kita diharapkan dapat menerapkannya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Dalam beberapa aspek teknologi informasi ada kaitan erat dengan etika profesi, keterhubungan tersebut terutama dalam memahami dan menghormati budaya kerja yang ada, memahami profesi dan jabatan, memahami peraturan perusahaan dan organisasi, dan memahami hukum. Etika profesi yang juga harus dipahami adalah kode etik dalam bidang tehnologi informasi, dimanapun pengguna harus mampu memilih sebuah program ataupun software yang akan mereka gunakan apakah legal atau ilegal, karena program atau sistem operasi apapun digunakan selalu ada aturan penggunaan atau license agreement.  Terkait dengan bidang hukum, maka pengguna harus mengetahui undang-undang yang membala tentang HAKI (hak atas kekayaan intelektual) dan pasal-pasal yang membahass hal tersebut. Hukum Hak Cipta bertujuan melindungi hak pembuat dalam mendistribusiakan, menjual, atau membuat turunan dari karya tersebut. Perlindungan yang didapatkan oeh  pembuat (author) perlindungan terhadap penjiplakan (plegiat) oleh orang lain. Hak cipta sering diasosiasian sebagai jual beli lisensi, namun distribusi hak cipta tersebut tidak hanya dalm konteks jual beli, sebab bisa saja seorang pembuat karya  membuat pernyataan bahwa hasil karyanya bebas dipakai dan didistribusikan dan retribusi mengacu pada aturan open source.
Pemerintah indonesia mengatur beberapa hal yang menyangkut teknologi informasi dan komunikasi, khususnya mengenai hak cipta perangkat lunak komputer. Hal tersebut dimasukkan ke dalam undang-undang nomor 19 thn 2002 tentang hak cipta(uuhc) atau lebih dikenal dengan undang-undang HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).
Teknologi informasi adalah salah satu sarana yang dapat memudahkan dalam pencarian informasi serta memudahkan pula dalam berkomunikasi. Akan tetapi dalam penggunaannya tetap harus memperhatiakan beberapa etika,n karena menggunakan TIK pada dasarnya adalah kita berhubungan dengan orang lain dan berhubungan dengan orang lain membutuhkan kode etik tertentu.
Berikut beberapaa etika yang harus diperhatikan dalam penggunaan teknologi informasi:
1.      Menggunakan fasilitas teknologi informasi untuk melakukan hal yang bermanfaat.
2.      Tidak memasuki sistem informasi orang lain secara ollegal.
3.      Tidak memberikan user ID dan pasword kepada orang lainuntuk mesuk kedalam sebuah sitem. Tidak diperkenankan pula untuk menggunakan user ID orang lain  untuk masuuk kesebuah sistem.
4.      Tidak mengganggu dan atau merusak sistem informasi orang lain dengan cara apapun.
5.      Menggunakan alat pendukunng TIK dengan bijaksana dan merawatnya dengan baik.
6.      Tidak menggunakan TIK dalam melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan norma-norma yang berlaku dimasyarakat.
7.      Menjujung  tinggi Hak ata kekayaan intelektual (HAKI), misalnya pencantuman url website yang menjadi referensi tulisan kita baik di media cetak atau elektronik.
8.      Tetap bersikap sopan dan santun walaupun tidak bertatap muka secara langsung.
Dari berbagai permaslahan etika dan sosial yang berkembang berkaitan dengan pemanfaatan sistem informasi, dua hal penting yang menjadi tantangan manajemen untuk dihadapi, yaitu:
1.      Memahami resiko-resiko moral dari teknologi baru
Perubahan teknologi yang cepat mengandung arti bahwa pilihan yang dihadapi setiap individu juga berubah dengan cepat begitu pula keseimbangan antara resiko dan hasil serta kekwatirankemunginan terjadinya tindakan yang tidak benar. Perlindungan atas hak privasi individu telah menjadi peermasalahan etika yang serius dewasa ini. Disamping itu, penting bagi manajemen untuk melakukan analisis menganai dampak etika dana sosial dari perubahan teknologi. Mungkin tidak ada jawaban yang selalu tepat untuk bagaimana seharusnya perilaku, tetapi paling tidak ada perhatian atau manajemen tahu mengenai resiko-resiko moral dari teknologi baru.
2.      Membangun kebijakan etika organisasi yang mencakup permaslahan etika dan sosian atas sistem informasi.
Manajemen bertanggung jawab untuk mengembangkan, melaksanakan, dan menjelaskan kebijakan etika organisasi. Kebijakan etika organisasi berkaitan denga sistem informasi meliputi: privasi, kepemilikan, akuntabilitas, kualitas sistem, dan kualitas hidupnya. Hal yang menjdi tantangan adalah bagaimana memberikan program pendidikan atau permasalahan kebijakan etika yang dibutuhkan.
Perkembangan teknologi komputer sebagai sarana informai memberikan banyak keuntungan. Salah satu manfaatnya adalah bahwa informasi dapat dengan segera diperoleh dan pengembalian keputusan dapat dengan cepat dilakukan secara lebih akurat, tepat dan berkualitas. Namun, disisi lain, perkembangan teknologi informasi, khususnya komputer juga dapat menimbulksn masalah baru, maka dari itu kitaa harus memanfaatkan sistem informasi ini dan mematuhi etikanya.



BAB 3

2.2           KESIMPULAN DAN SARAN
A.               Kesimpulan
Sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong user manajerial membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untutk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar.

DAFTAR PUSTAKA
ð http://hunterrxhunterr.blogspot.com/2011/01/manfaat-dan-etika-dari-sistem-informasi_07.html
ð  http://dewipratami.wordpress.com/2010/10/24/manfaat-dan-etika-dari-sistem-informasi/
ð  http://shuumalik.wordpress.com/2010/12/03/manfaat-dan-etika-sistem-informasi/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar